Tulisan ini saya dedikasikan penuh untuk teman-teman yang dipenjara karena bersuara sekaligus respons solidaritas lokal untuk Hanif, Labid dan Bogi yang sekarang menjadi tahanan Polresta Surakarta.
“Semoga enggak dirasisin lagi. Kayaknya kamu lebih aman di sana.”
Buku Dalih Pembunuhan Massal bukan sekadar upaya memahami Gerakan 30 September 1965 (G30S).
Raja Limbung bukan sekadar buku tentang sawit, melainkan sebuah dakwaan terhadap cara negara memperdagangkan masa depan publik demi statistik pertumbuhan.
Matahari pukul 1 siang menyengat kulit ketika Locus melaju menuju salah satu kelurahan di Jatinom, Klaten, yang menjadi irisan salah satu konsesi tambang terbesar di wilayah itu.
Demokrasi sering kali disalahpahami hanya sebatas "suara mayoritas".
Kamis (18/12/2025) dini hari, tanpa ada angin dan hujan, tiba-tiba kawan saya, Muhammad Hermawan Sutanto mengirimi pesan berupa tautan tulisan.
Tabik, warga Uin Pucangan, PMII Tosuro, dan orang-orang kalahan.
Rabu (17/12/2025), Lembaga Pers Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta atau biasa dikenal dengan LPM LOCUS merilis sebuah opini berjudul “Kampus Pergerakan Indonesia” yang menyinggung salah satu...
Kampus seharusnya tidak hanya sebatas menjadi ruang kuliah atau arena adu gengsi. Lebih dari itu, kampus merupakan laboratorium sosial dimana tempat mahasiswa menempa diri. Di dalamnya terdapat...










