Tulisan ini saya dedikasikan penuh untuk teman-teman yang dipenjara karena bersuara sekaligus respons solidaritas lokal untuk Hanif, Labid dan Bogi yang sekarang menjadi tahanan Polresta Surakarta.
“Semoga enggak dirasisin lagi. Kayaknya kamu lebih aman di sana.”
Demokrasi sering kali disalahpahami hanya sebatas "suara mayoritas".
Kamis (18/12/2025) dini hari, tanpa ada angin dan hujan, tiba-tiba kawan saya, Muhammad Hermawan Sutanto mengirimi pesan berupa tautan tulisan.
Tabik, warga Uin Pucangan, PMII Tosuro, dan orang-orang kalahan.
Rabu (17/12/2025), Lembaga Pers Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta atau biasa dikenal dengan LPM LOCUS merilis sebuah opini berjudul “Kampus Pergerakan Indonesia” yang menyinggung salah satu...
Kampus seharusnya tidak hanya sebatas menjadi ruang kuliah atau arena adu gengsi. Lebih dari itu, kampus merupakan laboratorium sosial dimana tempat mahasiswa menempa diri. Di dalamnya terdapat...
“Manusia makin kesini makin kompleks, yang ada di pikirannya semakin padat merayap.”–sm
Aksi unjuk rasa yang terjadi pada akhir Agustus 2025 di Jakarta mendadak bergeser dari aksi penyampaian aspirasi menjadi peristiwa penuh bentrok yang menimbulkan banyak masalah lain.
“Kalau di sekitar sini kan ngontrak atau kita kos kan Rp 3 juta per bulan. Didapatkan Rp 50 juta per bulan kita kalikan 26 hari kerja berarti...










